Profil

Peraturan Badan Pengawas Obat dan Makanan (POM) Nomor 22 Tahun 2020 tentang Organisasi dan Tata kerja Unit Pelaksana Teknis (UPT) dilingkungan Badan Pengawas Obat dan Makanan memberikan kemandirian kepada unit pelaksana teknis dilingkup Badan POM melaksanakan tugas teknis operasional tertentu dan/atau tugas teknis penunjang tertentu  di bidang pengawasan Obat dan Makanan.

Badan POM memiliki 2 (dua) UPT di Provinsi Sulawesi Tenggara yaitu Balai POM di Kendari dan Loka POM di Baubau. Balai POM di Kendari secara tipologi termasuk Balai POM Tipe A yang dipimpin oleh seorang kepala berada di bawah dan bertanggung jawab langsung kepala Kepala Badan, dan secara teknis dibina oleh Deputi serta secara administrasi dibina oleh Sekretaris Utama.

Peraturan Kepala Badan Pengawas Obat dan Makanan Nomor 22 Tahun 2020 pada Pasal 3 menetapkan tugas Unit Pelaksana Teknis yaitu melaksanakan tugas operasional pengawasan Obat dan Makanan pada wilayah kerja masing-masing sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.

Dalam melaksanakan tugas tersebut, Balai Penagawas Obat dan Makanan di Kendari memiliki wilayah 12 Kabupaten/Kota di Provinsi Sulawesi Tenggara yaitu Kota Kendari, Kabupaten Konawe, Kabupaten Konawe Selatan, Kabupaten Konawe Utara, Kabupaten Konawe Kepulauan, Kabupaten Kolaka, Kabupaten Kolaka Timur, Kabupaten Kolaka Utara, Kabupaten Bombana, Kabupaten Muna, Kabupaten Muna Barat, Kabupaten Wakatobi.

 

Visi

Obat dan Makanan aman, bermutu, dan berdaya saing untuk mewujudkan Indonesia Maju yang Berdaulat, Mandiri, dan Berkepribadian berlandaskan Gotong-Royong.

Misi

  1. Membangun SDM unggul terkait Obat dan Makanan dengan mengembangkan kemitraan bersama seluruh komponen bangsa dalam rangka peningkatan kualitas manusia Indonesia.
  2. Menmfasilitasi percepatan pengembangan dunia usaha Obat dan Makanan dengan keberpihakan terhadap UMKM dalam rangka membangun struktur ekonomi yang produktif dan berdaya saing untuk kemandirian bangsa.
  3. Meningkatkan efektivitas pengawasan Obat dan Makanan serta penindakan kejahatan Obat dan Makanan melalui sinergi pemerintah pusat dan daerah 3 dalam kerangka Negara Kesatuan guna perlindungan bagi segenap bangsa dan memberikan rasa aman pada seluruh warga.
  4. Pengelolaan pemerintahan yang bersih, efektif, dan terpercaya untuk memberikan pelayanan publik yang prima di bidang Obat dan Makanan.

Budaya Organisasi

Budaya organisasi merupakan nilai-nilai luhur yang diyakini dan harus dihayati serta diamalkan oleh seluruh anggota organisasi dalam melaksanakan sehingga dapat tumbuh kembang dalam organisasi dan menjadi semangat dalam berkarsa dan berkarya.

Budaya Organisasi Balai POM di Kendari menerapkan Budaya Organisasi PIKKIR:

  1. Profesional : Menegakkan profesionalisme dengan integritas objektivitas, ketekunan dan komitmen yang tinggi.
  2. Integritas : Konsistensi dan keteguhan yang tak tergoyahkan dalam menjunjung tinggi nilai-nilai luhur dan keyakinan.
  3. Kredibilitas : Dapat dipercaya dan diakui oleh masyarakat luas, nasional dan internasional.
  4. Kerjasama Tim : Mengutamakan keterbukaan, saling percaya dan komunikasi yang baik.
  5. Inovatif : Mampu melakukan pembaruan sesuai ilmu pengetahunan dan teknologi terkini.
  6. Responsif/Cepat Tanggap : Antisipatif dan responsive dalam mengatasi masalah.

Peraturan Kepala Badan Pengawas Obat dan Makanan Nomor 22 Tahun 2020 pada Pasal 3 menetapkan tugas Unit Pelaksana Teknis yaitu melaksanakan tugas operasional pengawasan Obat dan Makanan pada wilayah kerja masing-masing sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.

Dalam melaksanakan tugas tersebut, Balai Penagawas Obat dan Makanan di Kendari memiliki wilayah 12 Kabupaten/Kota di Provinsi Sulawesi Tenggara yaitu Kota Kendari, Kabupaten Konawe, Kabupaten Konawe Selatan, Kabupaten Konawe Utara, Kabupaten Konawe Kepulauan, Kabupaten Kolaka, Kabupaten Kolaka Timur, Kabupaten Kolaka Utara, Kabupaten Bombana, Kabupaten Muna, Kabupaten Muna Barat, Kabupaten Wakatobi.

Dalam melaksanakan tugas, Balai POM di Kendari menyelenggarakan fungsi:

1. Penyusunan rencana,  program,  dan  anggaran  di bidang pengawasan Obat  dan Makanan;

2. Pelaksanaan pemeriksaan sarana/fasilitas produksi Obat dan Makanan;

3. Pelaksanaan pemeriksaan  sarana/fasilitas  distribusi  Obat  dan  Makanan dan/atau sarana/fasilitas pelayanan kefarmasian;

4. Pelaksanaan sertifikasi produk dan sarana/fasilitas produksi dan/atau distribusi Obat dan Makanan;

5. Pelaksanaan pengambilan contoh (sampling) Obat dan Makanan;

6. Pelaksanaan pemantauan label dan iklan Obat dan Makanan;

7. Pelaksanaan pengujian rutin Obat dan Makanan;

8. Pelaksanaan   Pengujian    Obat    dan   Makanan   dalam   rangka    investigasi    dan penyidikan.

9. Pelaksanaan  cegah  tangkal,   intelijen  dan penyidikan terhadap   pelanggaran ketentuan peraturan   perundang-undangan di bidang   pengawasan  Obat  dan Makanan;

10. Pengelolaan komunikasi, informasi, edukasi, dan pengaduan masyarakat di bidang pengawasan Obat dan Makanan;

11. Pelaksanaan koordinasi dan kerja sama di bidang pengawasan Obat dan Makanan;

12. Pelaksanaan pemantauan, evaluasi, dan pelaporan di bidang pengawasan    Obat dan Makanan;

13. Pelaksanaan urusan tata usaha dan rumah tanggadan , pelaksanaan fungsi lain yang diberikan oleh Kepala Badan.

Profil Organisasi

Budaya organisasi merupakan nilai-nilai luhur yang diyakini dan harus dihayati serta diamalkan oleh seluruh anggota organisasi dalam melaksanakan sehingga dapat tumbuh kembang dalam organisasi dan menjadi semangat dalam berkarsa dan berkarya.

Budaya Organisasi Balai POM di Kendari menerapkan Budaya Organisasi PIKKIR:

  1. Profesional : Menegakkan profesionalisme dengan integritas objektivitas, ketekunan dan komitmen yang tinggi.
  2. Integritas : Konsistensi dan keteguhan yang tak tergoyahkan dalam menjunjung tinggi nilai-nilai luhur dan keyakinan.
  3. Kredibilitas : Dapat dipercaya dan diakui oleh masyarakat luas, nasional dan internasional.
  4. Kerjasama Tim : Mengutamakan keterbukaan, saling percaya dan komunikasi yang baik.
  5. Inovatif : Mampu melakukan pembaruan sesuai ilmu pengetahunan dan teknologi terkini.
  6. Responsif/Cepat Tanggap : Antisipatif dan responsive dalam mengatasi masalah.

Struktur Organisasi

Profil Riyanto, S.Farm, Apt., M.Sc

Riyanto, S.Farm, Apt., M.Sc , resmi menjabat sebagai Kepala Balai POM di Kendari pada tanggal 11 Mei 2023.

Riwayat Pendidikan:

  • Universitas Setia Budi - Fakultas Farmasi, Farmasi (2006)
  • Universitas Gajah Mada - Profesi Apoteker (2008)
  • Universitas Gajah Mada - Pasca Sarjana Ilmu Farmasi (2009)

Riwayat Jabatan:

  • Kepala Seksi Pemeriksaan dan Penindakan - Balai POM di Manokwari (2019 - 2020)
  • Kepala Loka POM di Kab. Sorong (2021- 2023)
  • Kepala Balai POM di Kendari (2023 - Sekarang)
Sarana