Konawe Utara.Pangan jajanan berperan penting dalam pemenuhan asupan energi dan gizi anak usia sekolah, terdiri atas pangan siap saji, pangan olahan dari industri besar (MD/ML),pangan olahan IRTP, serta buah potong. Bahaya mikrobiologi, fisik, maupun kimia mungkin mencemari pangan jajanan karena praktik keamanan pangan yang buruk dan lingkungan yang tercemar. Oleh karena itu, pengawasan keamanan pangan jajanan dan juga pembinaan produsen, penjaja, serta konsumen harus dilakukan secara holistik agar terjamin keamanannya sejak diproduksi hingga dikonsumsi.
Balai POM di Kendari melaksanakan kegiatan tersebut di Kabupaten Konawe Utara pada tanggal 29 Agustus sampai dengan 01 September 2023 kepada 7 sekolah intervensi 2023 yaitu SMPN 1 Andowia, SDN 4 Andowia, SDN 5 Asera, SMPN 2 Asera, SMPN 1 Lasolo, SDN 2 Lasolo, MTsN 1 Konawe Utara
PJAS yang tersampling sebanyak 30 sampel dan dilakukan pengujian kimia parameter Boraks, Formalin, Methanil Yellow dan Rhodhamin B , dan pengujian secara mikrobiologi. Hasil pengujian tersebut akan digunakan sebagai bahan edukasi/pembinaan kepada pengelola jajanan anak sekolah oleh kader sekolah setempat sehingga prinsip keamanan pangan diterapkan.
Dalam kesempatan tersebut dilakukan juga sosialisasi kepada pengelola PJAS tentang keamanan dan kebersihan pangan.(ps)
Balai POM di Kendari ;
Website : bpomkendari.com ; Subsite : kendari.pom.go.id ; Whatshapp : 085298083714; Instagram : @bpom_di_kendari ; Facebook ; BPOMKendari ; Twitter : @bpomkendari, Email: infokombpomkdi@gmail.com ; Kantor: Kompleks Perkantoran Bumi Praja Anduonohu Kendari Balai POM di Kendari