Perkuatan Jejaring Intensifikasi Pengawasan Pangan Terpadu

26-07-2013 Kendari Dilihat 1987 kali

Balai POM di Kendari melaksanakan pertemuan Perkuatan Jejaring Pengawasan Pangan Terpadu Tingkat Provinsi Sulawesi Tenggara dalam rangka Intensifikasi Pengawasan Pangan pada bulan Ramadhan dan Menjelang Hari Raya Idul Fitri 1434 H, yang diselenggarakan di Kendari pada tangga 25 Juli 2013. Kegiatan ini diikuti /dilaksanakan bersama dengan steackholder terkait di lingkungan Pemerintah Kota Kendari dan Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara serta Wartawan dari beberapa media.

Untuk melindungi kesehatan masyarakat dari peredaran produk yang tidak memenuhi persyaratan selama bulan Ramadhan dan menjelang Hari Raya Idul Fitri 1434 H, BPOM di Kendari melakukan intensifikasi pengawasan pangan olahan tanpa izin edar, kadaluarsa, rusak, dan tidak memenuhi ketentuan label serta pangan jajanan buka puasa pada sarana distribusi seperti supermarket, toko,kios, dan pasar tradisional. Kepala BPOM di Kendari, Dra. Adilah Pababbari, Apt., MM kali ini tampil sebagai narasumber bersama dengan Kepala Dinas Perindustrian Perdagangan Propinsi Sulawesi Tenggara, H. Saemu Alwi, SE., MS yang memaparkan materi terkait kegiatan pengawasan produk beredar dan kerjasama yang dilakukan bersama BPOM di Kendari dan Instansi terkait

Kepala BPOM di Kendari pada kesempatan ini memaparkan hasil sementara intensifikasi pengawasan pangan sampai minggu kedua di Bulan Ramadhan selain itu dipaparkan pula Isu-isu strategis dalam pengawasan pangan yang dilakukan di Kota Kendari Sulawesi Tenggara. Setelah Presentase materi dilanjutkan dengan Pengawasan langsung kelapangan yang diikuti oleh seluruh peserta. Adapun temuan hasil pengawasan meliputi pangan rusak berupa mentega kaleng, susu kaleng, masih ditemukan produk IRT-P dengan nomor registrasi SP dari Surabaya dan masih ditemukan juga bahan pangan yang positif mengandung Rhodamin B serta pangan segar berupa ayam potong yang masih dijual dengan cirri warna ayam kebiruan dan tidak segar.

Kegiatan ini mendapat respon yang positif dari para peserta dalam menyampaikan hasil temuan bersama yang mengharapkan dalam upaya perlindungan kepada masyarakat terhadap peredaran pangan yang tidak aman dan memenuhi ketentuan dapat terus ditingkatkan dan bekerjasama secara bersinergis.

Balai POM di Kendari


Sarana