Dalam Rangka HUT Badan POM RI ke 12, Balai POM (BPOM) di Kendari melaksanakan Penyebaran Informasi Produk Obat, Obat Tradisonal, Kosmetik dan Pangan yang dilaksanakan di 2 kabupaten yaitu dan Kabupaten Konawe Selatan pada tanggal 5 Februari 2012 dan sebelumnya di kabupaten Konawe tanggal 31 Januari 2012 di Desa Labela, sesuai tema HUT Badan POM RI “Pemberdayaan Masyarakat dalam Upaya Peningkatan Kesadaran Masyarakat untuk Turut Serta Berperan Aktif dalam Pengawasan Obat dan Makanan”. Penyebaran informasi Kab. Konawe ini dihadiri oleh kepala Desa, Ibu penggerak PKK dan dasa Wisma serta Kader-kader masyarakat , dan tenaga Kesehatan Kab. Konawe yang berjumlah 30 orang peserta. Acara dibuka secara resmi oleh Dinas Kesehatan Kabupaten Konawe yang diwakili oleh Kepala Bidang Farmasi Makanan. Materi yang disampaikan dalam kegiatan ini adalah Obat dan Penggunaannya, Cara Pengolahan Pangan serta Bahaya Penggunaan Kosmetik mengandung Bahan berbahaya dan efek samping Kosmetik. Melalui kesempatan ini juga disebarkan leaflet dan public warning kosmetik ke masyarakat.
Sedang acara Penyuluhan dan Penyebaran Informasi di Kabupaten Konawe Selatan diikuti oleh warga Kecamatan Lalembu’u dari 4 desa dengan melibatkan warga sejumlah 80 orang, anak sekolah SMP dan anak SD beserta guru-guru. Pada kesempatan ini juga hadir Ketua Jurusan Farmasi Unhalu beserta 75 orang mahasiswa. Untuk session pertama anak-anak sekolah dasar dibekali materi Pangan Jajanan Anak Sekolah (PJAS) yang aman sambil diputarkan Serial Pompi, lagu dan simulasi cara mencuci tangan yang baik. Sesion berikutnya penyajian materi kepada peserta masyarakat tentang Kosmetik, Obat Tradisional dan Bahan Tambahan Pangan sekaligus ditayangkan program BPOM di Kendari melalui media elektronik. Diharapkan dengan materi yang disampaikan masyarakat sebagai konsumen dapat melindungi dirinya dari kemungkinan penggunaan kosmetik mengandung bahan berbahaya dan dapat memilih kosmetik yang baik memahami penggunaan obat memahami bagaimana mengolah makanan, jenis-jenis bahaya yang ada dalam Pangan, serta produk Jamu yang mengandung BKO.
BPOM Kendari mengajak dan menghimbau para peserta menjadi konsumen yang cerdas dalam memilih produk yang digunakan. Acara yang dibuka oleh Kepala Desa Merongaraya diawali dengan sambutan Kepala BPOM di Kendari Drs. Ahmad Yani,Apt, sebagai nara sumber Dra. Hasdah Nur.,Apt.MPH dan Nur Insan Yusuf,S.Farm.M.Kes. Para peserta cukup apresiasi, dalam acara diskusi berbagai pertanyaan disampaikan oleh para peserta terkait penggunaan OMKABA teutama produk Pangan.
BPOM di Kendari