Pembangunan Derajat Kesehatan Masyarakat, Kawal Program Keamanan Pangan Daerah Terpadu

23-11-2023 Umum Dilihat 219 kali

Pembangunan Derajat kesehatan Masyarakat, Kawal Program Keamanan Pangan Daerah Terpadu

Kamis, 23/11/2023 Balai POM di Kendari kembali menyelenggarakan kegiatan Monitoring dan Evaluasi Program Nasional Desa Pangan Aman, PJAS dan Pasar Aman Dari bahan Berbahaya Berbasis Komunitas secara Terpadu yang dibuka langsung oleh Sekretaris Daerah Kab. Buton Tengah H. Kostantinus Bukide,S.H.,M.Si.  Kegiatan berlangsung di ruang rapat Setda yang dihadiri sejumlah 40 peserta dari Kepala OPD terkait, Camat, perwakilan desa, para Kader Desa dan para kepala sekolah.

Setda H. Kostantinus Bukide dalam arahannya menyampaikan ucapan terima kasih dan penghargaan kepada Balai POM di Kendari beserta jajarannya yang telah menjadikan Kab. Buton Tengah sebagai salah satu daerah lokus program nasional intervensi Keamanan Pngan terpadu yaitu program Desa Pangan Aman, sekolah PJAS Aman, dan Pasar Aman Dari Bahan Berbahaya Berbasis Komunitas. Program keamanan pangan ini tentu saja sangat penting karena menyangkut dengan apa yang akan kita komsumsi sehari-hari. Lebih lanjut disampaikan pemerintah menaruh perhatian yang besar atas pembangunan daerah dan mengajak semua stakeholder untuk bersama sama meningkatkan derajat kesehatan masyarakat. Pembangunan derajat kesehatan salah satu melalui penerapan keamanan pangan denga memperhatikan masalah kebersihan, masalah mutu dan keamanan pangan. Keamanan pangan ini adalah kondisi dimana pangan yang dikomsumsi bebas dari bahaya yang berdampak pada kesehatan, sehingga hal ini perlu menjadi perhatian. Kasus keracunan makanan terjadi karena kondisi pangan yang diolah tidak tepat, pangan yang terkontaminasi oleh kuman, bahan berbahaya atau pangan itu sendiri tidak memenuhi ketentuan mutu dan keamanannya.

Program Nasional yang telah dilaksanakan oleh BPOM di Kendari akan kita kawal dan teruskan dengan tetap melakukan kemitraan dan kolaborasi dengan BPOM di Kendari dan Loka POM Baubau, sesuai dengan tujuan pembangunan kita adalah pembangunan kesehatan masyarakat, dan upaya untuk penurunan stunting di daerah, jelas setda Buteng lebih lanjut.

Sebagaimana yang disampaikan juga oleh ketua Tim KIE Hasnah Nur bahwa Monev program nasional keamanan pangan terpadu yang digelar BPOM di Kendari bertujuan untuk memastikan program keamanan pangan telah dilaksanakan dengan melakukan evaluasi dan sekaligus dilakukan review kendala yang ditemui serta menyusun rencana tindak lanjut bersama kader melalui FGD. Program Prioritas Nasional Keamanan Pangan Terpadu yang terdiri dari intervensi Desa pangan aman, PJAS dan Pasar Aman dari bahan berbahaya berbasis komunitas  merupakan serangkaian kegiatan yang dilakukan oleh Balai Besar/Balai POM yang bertujuan menggugah komunitas desa, komunitas pasar dan komunitas sekolah agar dapat berdaya, berpartisipasi dan mandiri dalam pembinaan dan pengawasan keamanan pangan di komunitasnya masing-masing. Selain itu kegiatan ini juga diharapkan dapat meningkatkan komitmen pemerintah daerah untuk mengawal keberlanjutan program pada desa, pasar dan sekolah yang telah diintervensi dan mereplikasi program tersebut.    

Apresiasi juga disampaikan oleh setda Buton Tegah pada kesempatan ini atas pemberian sertifikat PJAS Aman kepada sekolah yang telah berkomitmen dan menerapkan keamanan pangan di lingkungan sekolah. Penyerahan sertifikat PJAS Aman diawali oleh setda Buton Tengah kemudian dilanjutkan oleh ketua Tim Sekolah dengan PJAS Aman Dra. Mirnawati Purba, apt yang kemudian dilanjutkan oleh kepala OPD yang hadir.(HN)

Balai POM di Kendari

Untuk Informasi Lebih Lanjut Bapak/ibu dapat menghubungi media layanan Balai POM di Kendari ; Website : bpomkendari.com ; Subsite : kendari.pom.go.id ; Whatshapp : 085174323714; Instagram : @bpom_di_kendari ; Facebook ; BPOMKendari ; Twitter : @bpomkendari, Email: infokombpomkdi@gmail.com ; Kantor: Kompleks Perkantoran Bumi Praja Anduonohu Kendari Balai POM di Kendari

Sarana