BPOM di Kendari kembali hadir di masyarakat selama masa pandemik Corona di bulan Ramadhan 1441 H dengan melakukan Intensifikasi Pengawasan Pangan Jajanan Berbuka Puasa (Takjil) di kota kendari dengan tetap memperhatikan protokol penanganan Covid-19. Intensifikasi pengawasan Pangan merupakan tetap digelar dalam rangka melindungi masyarakat dari Pangan Jajanan Buka Puasa yang menggunakan bahan berbahaya yang dilarang di produk pangan.
Intensifikasi pengawasan pangan jajanan berbuka puasa (takjil) dilakukan oleh tim BPOM di kendari bersama Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Sulawesi Tenggara di hari ke-19 puasa Ramadhan Rabu, 13/05/2020. Intensifikasi pengawasan dilakukan dengan melakukan sampling jajanan buka puasa dari beberapa pedagang jajanan di sekitaran bundaran mandonga kota kendari oleh Seksi Pemeriksaan dan Sertifikasi, yang selanjutnya langsung diuji sebanyak 28 sampel yang terdiri dari kue lapis, kue dadar, risoles, bolu kukus, barongko, kue lumpur, onde-onde kelapa, es pisang ijo, es campur, tahu isi, tempe goreng, ikan kering balado dan olahan kerang. Pengujian dilakukan menggunakan Test Kit Mobil Laboratorium Keliling dengan parameter uji yang meliputi identifikasi formalin, Boraks, Rhodamin B dan methanyl yellow.
Di tengah Pandemi Covid-19 KIE dilakukan secara mandiri berupa pemberian informasi dan edukasi oleh Seksi informasi dan komunikasi kepada para pedagang tentang Tips menjual pangan yang aman di masa pandemic corona, penggunaan bahan-bahan yang aman untuk pangan dan himbauan untuk tetap mengikuti peraturan pemerintah dengan menggunakan masker saat diluar rumah, tetap jaga jarak, rajin cuci tangan dengan sabun dan air mengalir dan menjaga imunitas diri sebagai pencegahan untuk tidak tertular virus corona. Tim Balai POM di Kendari juga memberikan bingkisan kepada para pedagang jajanan buka puasa (takjil) dan makanan yang terdiri dari masker, sabun cuci tangan dan leaflet Cara Penggunaan Masker yang benar dan Leafleat tentang bahan kimia terlarang untuk pangan. Selain itu Kepala Balai POM di Kendari Firdaus Umar turut hadir dan sekaligus menyampaikan kepada pers hasil Intensifikasi Pengawasan Pangan Terpadu di Bulan Ramadhan di tengah pandemi COVID-19 ini, pengawasan makanan BPOM Kendari tetap menerapkan dan memperhatikan protokol kesehatan COVID-19. Juga dihimbau masyarakat agar tetap waspada dan teliti saat membeli takjil di lokasi manapun.
Lawan Covid-19
Balai POM di Kendari