Monitoring dan Evaluasi Program Nasional Keamanan Pangan Terpadu 2024 di Kabupaten Buton

29-11-2024 Umum Dilihat 1577 kali

Pasarwajo - Bertempat di Aula Kantor Bupati Buton, Balai POM di Kendari menyelenggarakan kegiatan Monitoring dan Evaluasi Program Nasional Keamanan Pangan Terpadu 2024 pada Jumat, 22 November 2024, yang diikuti oleh Kepala OPD terkait, Kepala Sekolah, Perangkat Desa, dan Kepala Pasar Intervensi BPOM di Kendari T.A. 2024.

Acara secara resmi dibuka oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Buton, Asnawi Jamaluddin. Dalam sambutannya Asnawi mengapresiasi kerjasama, pemerintah daerah, Badan POM dan seluruh stakeholder terkait dalam upaya menciptakan sistem keamanan pangan yang lebih transparan, akuntabel dan berkelanjutan. Evaluasi yang kita lakukan hari ini dapat meningkatkan sinergi antara pemerintah daerah, Balai POM, serta seluruh pihak terkait lainnya, sehingga langkah-langkah yang diambil kedepannya akan lebih terarah dan tepat sasaran. Semoga kegiatan Monev Keamanan Pangan Terpadu ini dapat menghasilkan rekomendasi yang bermanfaat untuk peningkatan pengawasan pangan di kabupaten Buton.

Hadir sebagai narasumber pertama Pejabat Fungsional Pengawas Farmasi dan Makanan Madya PMPU Pangan Olahan Badan POM, Rike Fanaike. Dalam paparan Germas Sapa Menuju Indonesia Emas Tahun 2024, Rike menyampaiakan Program Germas dan BPOM Germas Sapa (Gerakan Masyarakat hidup Sehat Sadar Pangan Aman), Isu-isu terkait keamanan pangan anatara lain : Stunting yang target tahun ini penurunan 14%.  Namun saat ini posisi masih 21%. Selain itu isu Difisiensi mikronutrien dan kelebihan gizi. BPOM melakukan intervensi keamanan pangan aman pada desa, sekolah dan pasar. Intervensi dan replikasi bisa dilanjutkan sebagai upaya preventif, kuratif dan promotif. inovasi dapat mendukung keberhasilan program. Nantinya bisa menonjolkan inovasi masing-masing.

Materi kedua disampaikan oleh Kepala Balai POM di Kendari, Riyanto, pada kesempatan ini dipaparkan Hasil monitoring dan evaluasi Program Prioritas Nasional BPOM di Kendari T.A. 2024 terdiri dari,  7 Sekolah dengan PJAS Aman intervensi penuh dan 10 sekolah intervensi perluasan, 2 Desa Pangan Aman dan 1 Pasar Pangan Aman Berbasis Komunitas (PPABK). Pada kesempatan ini juga dilakukan penyerahan sertifikat kepada 7 sekolah yang telah melaksanakan program PJAS aman yang dalam penilaian memenuhi persyaratan,  2 desa Intervensi juga memenuhi kriteria yaitu Desa Sampuabalo dan kelurahan Kombeli, serta kepada pasar Kaloko.

Kegiatan berjalan dengan lancar dan peserta cukup antusias mengikuti kegiatan, dilakukan FGD untuk merencanakan kegiatan tahun depan sebagai upaya keberlanjutan program intervensi keamanan pangan di kabupaten Buton. Kepada Pemerintah Kabupaten Buton diharapkan untuk melakukan replikasi ataupun pengimbasan program sehingga seluruh daerah kabupaten Buton terintervensi Keamanan Pangan. (MP&FB)

Balai POM di Kendari

Untuk Informasi Lebih Lanjut Bapak/ibu dapat menghubungi media layanan Balai POM di Kendari; Website: bpomkendari.com; Subsite: kendari.pom.go.id; Whatshapp : 085174323714; Instagram: @bpomkendari; Facebook; BPOMKendari; Twitter: @bpomkendari, Email: infokombpomkdi@gmail.com; Kantor: Kompleks Perkantoran Bumi Praja Anduonohu Kendari Balai POM di Kendari.

Sarana