Konsumen Cerdas, Pastikan Obat dan Pangan Aman Bersama Tokoh Masyarakat
Kendari - BPOM di Kendari hadir di Kab. Kolaka mengajak masyarakat untuk menjadi Konsumen Cerdas dalam Memilih Obat dan Makanan Aman dalam kegiatan Pemberdayaan Masyarakat melalui Komunikasi, Edukasi dan Informasi (KIE) Keamanan Obat dan Makanan bersama Anggota Komisi IX DPR RI H. Ahmad Syafei, SH.,MH
Kegiatan yang dilaksanakan di Kec. Kolaka Kab. Kolaka Minggu 11/05/2025 diikuti oleh 200 orang peserta berasal dari masyarakat umum, pelaku usaha obat dan pangan, lurah, kepala desa, tokoh adat dan tokoh agama serta penggerak PKK. Pada kesempatan ini Anggota Komisi IX DPR RI H. Ahmad Syafei dalam sambutan dan arahannya menyampaikan peran Badan POM dalam melindungi masyarakat. Melalui KIE ini masyarakat diajak untuk menjadi bagian yang dapat berperan dalam mengatasi masalah penggunaan obat dan makanan yang tidak memenuhi ketentuan. Obat yang disalahgunakan atau penggunaan obat illegal, kosmetik skincare yang lagi marak dan tidak memiliki izin edar untuk dihindari penggunaannya. Dan kepada UMKM pangan, pelaku usaha obat dan kosmetik dijelaskan sosialisasi terkait obat dan makanan sangat penting dilaksanakan. Sebab, saat ini begitu banyak makanan dan obat-obatan seperti skin care yang diproduksi dan diedarkan. Olehnya itu, perlu adanya edukasi agar produsen ataupun konsumen dapat mengetahui produk mana yang aman untuk dikonsumsi dan tidak berbahaya bagi kesehatan manusia.
BPOM adalah salah satu badan yang merupakan mitra di Komisi IX DPR RI. Kasus peredaran makanan dan obat-obatan ini sudah terjadi di sejumlah daerah ungkapnya lebih lanjut dan inilah yang kemudian menjadi kewajiban saya bersama dengan BPOM hadir untuk memberikan pemahaman kepada masyarakat di Sultra terkait obat dan makanan apa saja yang boleh dan tidak boleh dikonsumsi. Pencegahan harus dimulai sejak produksi, dan salah satu bentuk upaya dari pencegahan tersebut dilaksanakan kegiatan sosialisasi ini
Keamanan pangan merupakan hal dasar yang harus diimplementasikan dalam kehidupan sehari-hari. Kepala BPOM Kendari, Riyanto, S.Far,.,Apt.,M.Sc memaparkan tugas dan fungsi BPOM dalam pengawasan obat dan makanan. Dalam rangka jaminan keaman dan mutu pangan oleh pelaku usaha, BPOM di Kendari melaksanakan kegiatan pendampingan dan fasilitasi registrasi pangan olahan untuk UMKM. Beredarnya Obat dan Makanan ilegal yang tidak memenuhi persyaratan keamanan dan kemanfataan, masih terdapatnya pangan dan kosmetik yang mengandung bahan berbahaya, masih maraknya penyalahgunaan obat seperti penyalahgunaan psikotropika dan penyalahgunaan obat-obat lainnya, belum menguatnya daya saing UMKM bidang Obat dan Makanan merupakan permasalahan yang harus dientaskan guna melindungi masyarakat. Berbagai upaya yang dilakukan termasuk salah satu diantaranya adalah kehadiran BPOM di Kendari bersama Anggota Komisi IX DPR RI H. Ahmad Syafei menggelar dan mengajak masyarakat menjadi Konsumen Cerdas dalam penggunaan obat dan makanan.
Cegah Pangan dari kontaminasi 3 bahaya yaitu bahaya fisik, bahaya kimia dan bahaya biologi atau kuman. Proses pengolahan pangan harus dilakukan dengan menerapkan sistem keamanan pangan di setiap mata rantai, pastikan hygine sanitasi diseluruh rangkaian proses, papar Narasumber Dra. Hasnah Nur,Apt.,MPH PFM Madya KIE melalui materi Keamanan Pangan. Selain itu, peserta diajak menjadi konsumen cerdas melalui CekKLIK, Cek Kemasan, cek Label, cek Izin edar dan cek kedaluarsanya. Pada kesempatan ini juga disampaikan upaya cegah stunting melalui komsumsi pangan aman dan sehat dan memilih pangan jajanan kemasan dengan logo lebih sehat.
Disesi selanjutnya Narasumber Dewi amni idrus menyampaikan Obat, kenali obat melalui penggolongannya, gunakan obat sesuai dengan aturan, bijak menggunakan obat antibiotik, cegah resistensi antimikroba akibat penggunaan antibiotic dan pastikan apa kata BPOM tentang Obat dan makanan, bukan kata orang, pangkasnya dalam menutup paparan materi.
Tanya jawab dan diskusi terbuka dari peserta dengan pemateri bersama kepala Balai POM di Kendari dan Anggota Komisi IX DPR RI berlangsung aktif. Tentang proses registrasi pangan industry rumah tangga, tentang obat dan arti kode pada pangan serta peran BPOM dalam melindungi masyarakat dan agar semakin lebih dekat ke masyarakat disampaikan oleh peserta yang dijawab dan dijelaskan langsung oleh pemateri dan Kepala balai dan ditutup dengan penegasan oleh bapak H. Ahmad Syafei.,SH.,MH. Jadi Konsumen cerdas dan Pastikan Kata BPOM, bukan kata orang lain. (HN)
Balai POM di Kendari
Untuk Informasi Lebih Lanjut Bapak/ibu dapat menghubungi media layanan Balai POM di Kendari ; Website : bpomkendari.com ; Subsite : kendari.pom.go.id ; Whatshapp : 085174323714; Instagram : @bpomkendari ; Facebook ; BPOMKendari ; Twitter : @bpomkendari, Email: infokombpomkdi@gmail.com ; Kantor: Kompleks Perkantoran Bumi Praja Anduonohu Kendari Balai POM di Kendari