Interaksi BPOM di Kendari Bersama Warga Pesisir Pantai Sambuli

20-02-2020 Kendari Dilihat 2081 kali

Interaksi BPOM di Kendari Bersama Warga Pesisir Pantai Sambuli

Dalam rangka peningkatan pemahaman masyarakat terhadap pentingnya konsumsi obat, makanan, kosmetik dan obat tradisional secara tepat, Balai POM di Kendari, Selasa, 19/02/2020, hadir di tengah tengah masyarakat Kelurahan Sambuli, Kecamatan Nambo Kota Kendari melaksanakan kegiatan Penyebaran Informasi Obat dan Makanan. Kegiatan ini dihadiri oleh perwakilan dari tokoh masyarakat, Ketua RT/RW, Ibu-ibu PKK dan Kelurahan Sambuli sebanyak 30 (tiga puluh) orang peserta.

Kegiatan yang berlokasi di galangan kapal di pesisir pantai Kel. Sambuli ini cukup menarik antusiame masyarakat, diawali sambutan dari Sukering, S.Sos selaku Lurah Sambuli sekaligus membuka acara dan dilanjutkan dengan penyampaian materi oleh Kepala Seksi Informasi dan Komunikasi, Dra. Hasnah Nur, Apt, MPH, staf Infokom Ratna Palupi Fajarini, S.Farm, Apt dan Isnaniah STP. Adapun metode penyebaran informasi ini dilakukan dengan presentasi dan menggunakan alat peraga untuk membantu pemahaman masyarakat.

Dalam penyampaian materi ini masyarakat diajak untuk menjadi konsumen yang cerdas dalam memilih dan menggunakan produk yang tepat dengan melakukan CEKLIK (Cek Kemasan, Label, Ijin Edar dan Kedaluarsa). Masyarakat diperkenalkan aplikasi Cek BPOM dan BPOM Mobile untuk membantu dalam pemilihan produk yang tepat dan aman.

Bahaya penggunaan produk Obat tradisional dan kosmetik yang illegal disampaikan supaya konsumen tidak terjebak pada iming- iming produk yang relative memberikan dampak secara instan padahal membahayakan kesehatan. Masyarakat juga diajak untuk mengenal jenis-jenis, obat, cara penggunaan obat  benar dan tempat mendapatkan obat yang tepat dalam rangka melakukan swamedikasi secara tepat. Selain itu Pemahaman tentang SKM dan cara pemilihan susu yang tepat untuk anak balita  juga menjadi topik menarik bagi ibu-ibu.  Dalam kesempatan ini juga ibu-ibu PKK yang telah distimulasi oleh Lurah untuk menjadi wirausaha baru dengan mengolah hasil laut, diingatkan untuk tidak menggunakan bahan tambahan makanan yang tidak tepat seperti Borax, Formalin, Methanyl Yellow dan Rhodamine B dalam pembuatan makanan, dan diharapkan ke depannya bisa menjadi UMK yang dapat meningkatkan pendapatan di daerahnya.

 

Balai POM di Kendari

Sarana