Meski Ramadhan tahun ini dalam suasana Pandemi Covid-19, Jajanan takjil tetap digelar. Dan dalam rangka perlindungan masyarakat, BPOM sesuai tugas dan fungsinya hadir ditengah masyarakat melalui Intensifikasi Pengawasan Takjil Bulan Ramadhan dengan menerapkan Protokol Pencegahan Covid-19. Selasa, 05/05/2020 Tim Balai POM di Kendari yang terdiri dari Petugas Sampling, KIE dan pengujian melakukan Intensifikasi Pengawasan Pangan Takjil di Kab. Konawe di dua titik yaitu Pasar Wawotobi dan Jl. Jendral Sudirman Ambekairi.
Pengawasan Takjil ini meliputi sampling jajanan berupa Kudapan, makanan ringan, Pisang Ijo, es buah, jelly/agar-agar, minuman berwarna sebanyak 30 sampel. Pengujian dilakukan untuk mendeteksi adanya penggunaan bahan berbahaya dalam jajanan menggunakan Rapid Test Kit melalui Mobil Lab keliling dengan parameter uji Rhodamin B, Formalin, Boraks dan Methanil Yellow.
KIE dilakukan khususnya ke pedagang terkait keamanan pangan, pembinaan dan informasi secara langsung tentang pengolahan pangan, cara menyimpan dan menyerahkan ke konsumen. Selain itui paket edukasi juga diberikan seperti stiker, yang dilengkapi dengan masker dan sabun cuci tangan. Masih ada beberapa pedagang yang belum menggunakan masker. Untuk pedagang ataupun konsumen yang datang yang tidak menggunakan masker dihimbau untuk menggunakan masker sesuai dengan protokol pencegahan Virus Covid-19, kepada mereka disampaikan bagaimana pentingnya penggunaan masker dan bagaimana cara penggunaan masker kain terutama dalam masa Pandemi Covid 19. Tetap jaga jarak, pastikan konsumsi pangan aman untuk tetap menjaga stamina kesehatan dan yang tidak kalah pentingnya dalam keseharian kita adalah selalu cuci tangan dengan menggunakan air mengalir dan menggunakan sabun minimal 20 menit atau jika tidak ada air dan sabun gunakan hand sanitizer.
Jaga Kebersihan, Gunakan Masker, jaga kesehatan, Pangan Aman, jaga jarak, kita bisa lawan Covid-19
Balai POM di Kendari