Sesuai tugas dan fungsi Badan POM dalam rangka perlindungan kepada masyarakat terhadap obat dan makanan yang beresiko terhadap kesehatan, Balai POM di Kendari melakukan advokasi dan Koordinasi di pemerintah kabupaten Bombana, Jum’at 07 Mei 2021 dan Kabupaten Kolaka 08 Mei 2021.
Kepala Balai POM di Kendari Drs. Yoseph Nahak Klau,Apt.,M. Kes beserta staf diterima oleh Kepala Daerah Kab. Bombana H. Tafdil, S.E.,M.M di dampingin Kepala Dinas Kesehatan dr. Sunandar, M.Kes di rumah jabatan Bupati Bombana. Dalam pertemuan ini, Kepala Balai POM di Kendari memperkenalkan diri sebagai Kepala Balai POM Kendari yang baru dan menyampaikan program–program Badan POM dalam pengawasan obat dan makanan dan strategi pengawasan selama masa pandemic serta penanganan Vaksi Covid-19. Yoseph Nahak Klau lebih lanjut menyampaikan dalam rangka Pengawasan Obat dan Makanan pada dasarnya telah berjalan dengan kemitraan stakeholder terkait selama ini, mohon dukungan, kerjasama dan ditingkatkan terus secara berkesinambungan serta perlunya tindak lanjut dari Inpres No.03 Tahun 2017 tentang Efektifitas Pengawasan Obat dan Makanan serta Permendagri No 41 Tahun 2018.
Dan sesuai dengan momen bulan Ramadhan disampaikan juga akan dilaksanakan pengawasan takjil di Kab. Bombana dalam rangka melindungi masyarakat dari konsumsi pangan yang tidak memenuhi syarat dengan bersinergis OPD terkait serta bagaimana memacu, memotivasi dan meningkatkan daya saing UMKM di kab. Bombana dengan melakukan pengawalan oleh Baalai POM di kendari.
Salah satu agenda pembahasan dalam pertemuan dan koordinasi dengan pemerintah daerah Kab. Bombana adalah tindak lanjut dari penyusunan MOU dan Instruksi Kepala Daerah tentang Efektifitas Pengawasan Obat dan Makanan perlu segera direalisasikan sebagai bentuk tanggung jawab daerah dalam memberikan perlindungan kepada masyarakat dari obat dan makanan yang tidak memenuhi syarat. Diharapkan juga hasil temuan BPOM yang disampaikan kepada dinas terkait untuk dapat ditindak lanjuti. Pemerintah daerah kab. Bombana menyampaikan sikap apresiasi dan dukungan terhadap program–program Badan POM dalam pengawasan obat dan makanan.
Balai POM di Kendari