Kendari – Bertempat di Aula Balai POM di Kendari, dilaksanakan kegiatan vaksin HPV yang diinisiasi oleh Dewan Pengurus Korpri bekerja sama dengan Dharma Wanita Persatuan Balai POM di Kendari. Vaksinasi dilakukan dalam rangkaian memperingati Hari Ulang Tahun Badan POM RI ke-25 dan Hari Ulang Tahun KORPRI Ke-54, dimana kegiatan tersebut sebagai wujud nyata pelaksanaan Asata Cita Presiden di bidang kesehatan.
Kanker serviks yang seringkali disebut sebagai karsinoma serviks, adalah jenis kanker serviks yang menduduki peringkat kedua sebagai kanker terbanyak yang diderita wanita dan menjadi salah satu penyebab kematian tertinggi bagi wanita di Indonesia. Kegiatan Vaksinasi dilakukan pada hari Rabu (11 Februari 2026), kegiatan dibuka oleh Kepala Balai POM di Kendari, Andi Amirah Nilawati, S.Si, Apt, M.HSM. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan bahwa ”kegiatan vaksinasi ini diselenggarakan sebagai bentuk dukungan terhadap program pemerintah dalam upaya promotif dan prefentif di bidang kesehatan, khususnya dalam pencegahan kanker serviks.”
Vaksin Human papiloma virus (HPV) merupakan sediaan biologis yang mengandung protein dari virus HPV dari bagian cangkangnya yang berfungsi untuk merangsang pembentukan antibodi dalam tubuh untuk melawan virus HPV. Upaya preventif berupa pemberian vaksin HPV merupakan investasi jangka panjang dalam mencegah terjadinya kanker serviks pada wanita dan berkembangnya kasus baru kanker serviks.
Setiap tahunnya terdapat lebih dari 36.000 kasus baru kanker serviks yang terjadi di Indonesia dan banyak dari pasien tersebut baru menyadari dan mendapatkan diagnosis di tahap yang sudah kronis/berat. Oleh karena itu, vaksinasi HPV dan skrining rutin adalah pilar penting untuk mencegah kanker serviks sejak dini. Vaksin HPV paling efektif apabila diberikan sebelum seseorang terpapar HPV, umumnya disarankan pada usia remaja atau dewasa muda.
Jenis vaksin yang digunakan pada kegiatan ini yaitu Vaksin HPV tetravalent atau sering disebut Gardasil-4 (kuadrivalen) yaitu vaksin HPV yang melindungi dari 4 tipe virus HPV (tipe 6, 11, 16, dan 18) yang merupakan penyebab utama kanker serviks, vulva, vagina derajat rendah dan derajat tinggi, kanker dubur (anus), serta kutil kelamin (kondiloma akuminata).
Kegiatan vaksinasi berjalan dengan lancar, tertib dan diwarnai dengan antusiasme peserta yang tinggi. Peserta vaksinasi terdiri dari ASN, keluarga ASN dan masyarakat umum dengan rentang usia 15 s.d 60 Tahun dengan jumlah peserta sebanyak 180 orang.
Lebih lanjut, Andi Amirah Nilawati berharap ”kegiatan ini tidak hanya memberikan manfaat bagi para peserta yang mengikuti vaksinasi, tetapi juga meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya pencegahan penyakit sejak dini. Sinergi dan kolaborasi antara pemerintah, organisasi profesi, serta seluruh elemen masyarakat yang menjadi kunci keberhasilan dalam mewujudkan masyarakat yang sehat dan produktif.”
Dengan terlaksananya kegiatan ini, diharapkan dapat menjadi program nyata dalam bentuk perlindungan kesehatan guna menurunkan persentase penyebaran penyakit kanker serviks di Indonesia secara berkesinambungan. (11/02).