BPOM Kendari Lakukan KIE dan Pastikan Takjil Aman melalui Intensifikasi Pengawasan Pangan Bulan Ramadan
Dalam rangka memastikan makanan jajanan takjil aman untuk dikomsumsi oleh masyarakat Kota Kendari dari bahaya akibat penggunaan bahan berbahaya yang sering disalahgunakan baik sebagai pengawet maupun pewarna Balai POM di Kendari turun melakukan pengawasan Takjil melalui intensifikasi pengawasan pangan bulan ramadhan di Bundaran Gubernuran Anduonohu Rabu, 05/03/2025 dan Pelataran Masjid Al-Alam 06/03/2024. Intensifikasi pengawasan dilakukan terpadu antar fungsi di Balai POM di Kendari dengan melibatkan fungsi Pemeriksaan melakukan sampling takjil, Laboratorium Kimia untuk pengujian dan fungsi KIE dalam rangka pemberian informasi dan edukasi masyarakat.
Intensifikasi pengawasan dilakukan dengan melakukan sampling jajanan buka puasa dari beberapa pedagang jajanan sesuai titik target oleh fungsi pemeriksaan yang selanjutnya langsung diuji dengan menggunakan Test Kit Mobil Laboratorium Keliling dengan parameter uji yang meliputi identifikasi formalin, Boraks, Rhodamin B dan methanyl yellow oleh fungsi Pengujian. Sampel yang diuji terdiri dari kue lapis, kue dadar, risoles, bolu kukus, barongko, kue lumpur, Es kelapa dan buah, es pisang ijo, es campur, tahu isi, Bakso somay, olahan daging ddan olahan kue tradsional lainnya.
Dikesempatan intensifikasi pengawasan takjil juga dilakukan pemberian informasi dan edukasi oleh fungsi Layanan Informasi dan komunikasi kepada pedagang tentang keamanan pangan, Tips menjual pangan yang aman, bagaimana pengolahan yang dilakukan harus dengan menerapkan prinsip keamanan pangan sehingga menghasilkan pangan yang aman, sehat dan bermutu. KIE dilakukan secara langsung kepada pedagang dan juga dilakukan pemberian informasi melalui leafleat seperti BPOM Mobile, Methanil yellow, Formalin, Rhodamin B, Boraks dan Ingat CekKLIK.
Kepada media pers yang hadir di lokasi pengawasan takjil disampaikan bahwa Intensifikasi Pengawasan Pangan Terpadu di Bulan Ramadhan ini dilaksanakan bertujuan untuk memastikan makanan yang dikonsumsi oleh masyarakat saat berbuka puasa aman dari bahan atau zat berbahaya. Pangan yang aman harus bebas dari tiga bahaya yaitu bahaya kimia, bahaya fidik dan bahaya biologi atau kuman. Oleh karena itu perlu penanganan pengolahan pangan dan pendistribusiannya dilaksanakan dengan menerapkan sistem keamanan pangan, perlu penerapan system hugine sanitasi. Dari Hasil sampling dan pengujian sebanyak 18 sampel dari bundaran gubernuran yang diuji melalui Tes Kit Uji Kima Formalin, Boraks, metahanil yellow, dan rhodamin B dengan hasil tidak ditemukan adanya kandungan zat berbahaya tersebut, termasuk dengan sampel yang disampling di pelataran Masjid Al-Alam sebanyak 19 sampel tidak ditemukan adanya 4 bahan berbahaya tersebut yang sering disalah gunakan.
Dan kepada masyarakat juga dihimbau untuk menjadi konsumen yang cerdas dan jika menemukan makanan atau produk obat dan makanan yang tidak memenuhi ketentuan untuk dapat disampaikan kepada BPOM di Kendari baik secara langsung ataupun melalui online seperti lewat WA atau media social IG, Fb atau melalui kanal pengaduan di subsite bpom kendari.(HN)
Balai POM di Kendari
Untuk Informasi Lebih Lanjut Bapak/ibu dapat menghubungi media layanan Balai POM di Kendari ; Website : bpomkendari.com ; Subsite : kendari.pom.go.id ; Whatshapp : 085174323714; Instagram : @bpomkendari ; Facebook ; BPOMKendari ; Twitter : @bpomkendari, Email: infokombpomkdi@gmail.com ; Kantor: Kompleks Perkantoran Bumi Praja Anduonohu Kendari Balai POM di Kendari