BPOM Kendari Laksanakan Penyuluhan dan Kampanye Pasar Pangan Aman Berbasis Komunitas di Kabupaten Buton

09-08-2024 Umum Dilihat 743 kali

Buton - BPOM di Kendari melaksanakan kegiatan Penyuluhan Pangan Aman Berbasis Komunitas di Pasar Kaloko sebagai bagian dari Program Prioritas Nasional Pasar Pangan Aman Berbasis Komunitas Tahun 2024 di Kabupaten Buton, pada hari Rabu 7 Agustus 2024 yang dilanjutkan dengan Kampanye pasar pada Kamis 8 Agustus 2024. Penyuluhan dilakukan melalui sosialisasi aksi Pasar Pangan Aman Berbasis Komunitas dan pemberdayaan komunitas pasar, khususnya pedagang pasar. Tujuan kegiatan ini adalah untuk meningkatkan kesadaran, pengetahuan, pemberdayaan, dan kemandirian pedagang pasar tentang keamanan pangan dan ikut serta dalam mengawasi bahan berbahaya yang disalahgunakan pada pangan. Selain itu juga dalam rangka meningkatkan partisipasi pengelola pasar dan pedagang pasar dalam menerapkan Cara Peredaran Pangan Olahan yang Baik di pasar Kaloko.

Kegiatan ini dibuka oleh Kepala Dinas Perdagangan Kabupaten Buton, Asrudin, S.Sos, M.Si, SP, M.Si. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan apresiasinya kepada Balai POM di Kendari atas pelaksanaan program Pasar Aman di Pasar Kaloko. Beliau berharap melalui kegiatan ini akan memberikan manfaat pada tatakelola, kebersihan dan keamanan pangan di Pasar Kaloko.

Kegiatan Penyuluhan ini diikuti oleh 40 pedagang dan petugas pasar Kaloko. Kepada para peserta diberikan materi Keamanan Pangan dan Mengenal Bahan Berbahaya, 5 Kunci Keamanan Pangan di Sarana Peredaran dan Mengenal Izin Edar, serta Cek Klik oleh narasumber dari BPOM Kendari. Selain itu, juga diberikan materi perlindungan Konsumen oleh Kepala Dinas  Perdagangan Kabupaten Buton Asrudin, S.Sos, M.Si dan Hygiene Sanitasi menuju pasar sehat oleh Narasumber Dinas Kesehatan Buton Wa Ode Vivi Mustati, S.Farm, Apt. Pada kesempatan ini BPOM di Kendari juga memberikan Rapid Tes Kit untuk pengujian bahan berbahaya formalin, boraks, rhodamin B, dan methanil yellow kepada pemerintah setempat yang membawahi pengawasan pasar yaitu Dinas Perdagangan yang kemudian diserahkan langsung kepada Kepala Pasar Kaloko.

Kegiatan Kampanye Pasar dilakukan melalui interaksi langsung dengan pengunjung pasar dan memberikan informasi tentang keamanan pangan, Cara Peredaran Pangan Olahan yang Baik serta cek KLIK. Diharapkan setelah pelaksanaan kegiatan ini akan terbentuk komunitas pasar yang mandiri dan berperan aktif dalam mengawasi bahan berbahaya yang disalahgunakan pada pangan dan terjadi peningkatan pemahaman sekaligus kesadaran bagi masyarakat sebagai konsumen untuk memilih pangan yang aman dari bahan berbahaya. (D)

Sarana