BPOM di Kendari Gelar Sosialisasi Upaya Pencegahan Bahaya Resistensi Antibiotik

20-11-2023 Umum Dilihat 336 kali

BPOM di Kendari Gelar Sosialisasi Upaya Pencegahan Bahaya Resistensi Antibiotik

Balai POM di Kendari menggelar kegiatan Sosialisasi Pencegahan Bahaya Resistensi Pengunaan Antibiotik, bertempat di Hotel Azizah Sahid yang dibuka oleh Kepala Balai POM di Kendari secra daring Senin, 20 November 2023 yang diikuti oleh 100 orang peserta  berasal dari pemilik Sarana /penanggungjawab Apotek, Sarana pelayanan kefarmasian RS, Puskesmas,  Organisasi Profesi, Organisasi Masyarakat , mahasiswa(i), Anggota pramuka dan masyarakat umum.

Balai POM di Kendari sebagai UPT Badan POM dalam upaya penanggulangan resistensi antimikroba akibat penggunaan yang salah, mengajak masyarakat, lintas sektor, para petugas kesehatan pelayanan kefarmasian melalui sosialisasi pencegahan bahaya resistensi akibat penggunaan antibiotic dan bertujuan untuk meningkatkan koordinasi kepada tenaga kesehatan dan pemerintah untuk turut ambil bagian dalam mengurangi angka beban AMR dan menghentikan penyebaran infeksi akibat AMR.

Pada kesempatan ini hadir plt Deputi 1 Bidang Pengawasan Obat Apt. Dra Togi Junice Hutadjulu MHA didampingi direktur Pengawasan Distribusi dan Pelayanan ONPP Badan POM Mimin Jiwi Winanti, S,Si.,Apt melalui daring.  Dalam sambutan dan arahan plt Deputi 1 disampaikan untuk mahwa endukung optimalisasi pencegahan Resistensi Antibiotik di Indonesia, Badan POM telah menerbitkan Keputusan Kepala Badan POM tentang Peta Jalan Rencana Aksi Pengendalian Anti Microbial Resistance (AMR) di Lingkungan Badan Pengawas Obat dan Makanan Tahun 2020 – 2024. Sesuai dengan Peta Jalan tersebut, Badan POM turut mendukung Implementasi Rencana Aksi Pengendalian AMR 2021-2024 melalui beberapa kegiatan meliputi Pengawasan Sarana Pelayanan Kefarmasian salah satunya Apotek, Bimbingan Teknis dan Advokasi Lintas Sektor, Pemeriksaan Bersama (Joint Inspection) dengan dinas setempat yang membidangi pengawasan obat hewan, dan Edukasi kepada Masyarakat Luas, seperti saat ini yang dilakukan oleh BPOM di Kendari melakukan sosialisasi dan kepada generasi milenial dapat mengambil peran sebagai Agent Of Change pengendalian AMR.

Hadir narasumber dari Dinas Kesehatan provinsi Sulawesi Tenggara yang diwakili oleh apt. idham, SE, S.Farm. menyampaikan materi Kebijakan pengendalian resistensi Anti mikroba disarana pelayanan kefarmasian dengan moderator apt. Dra. Mirnawati P dan Narasumber apt. Dra. Hj. Nurjannah, M.Sc dari Komite Farmasi dan Terapi RSD bahteramas Prov. Sultra memamparkan Bahaya resistensi Antibiotik dan hasil pengawasan Apotek di Prv. Sultra oleh apt. Sienny, S.Si. dari BPOM di Kendari secara panel dan di moderator oleh apt. Dra. Hasnah Nur, MPH.

Kegiatan berlangsung cukup dinamis, apresiasi terhadap antusiasme dan peran peserta dalam diskusi dan tanya jawab. Diharapkan melalui kegiatan Sosialisai pencegahan AB ini peran apoteker dan tenaga kesehatan dalam upaya pencegahan dan pengedalian resistensi anti mikroba memiliki kontribusi dan perubahan yang signifikan melalui kerjasama dan kolaborasi meningkatkan pemahaman dan kesadaran masyarakat melalui komunikasi, pendidikan dan pelatihan, strategi daerah dan kebijakan tentang AMR, pengelolaan obat Antibiotik sesuai regulasi sehingga dampak dan resiko terhadap kesehatan manusia dapat ditekan, dengan demikian derajat kesehatan masyarakat Indonesia semakin meningkat. (HN)

Balai POM di Kendari

Untuk Informasi Lebih Lanjut Bapak/ibu dapat menghubungi media layanan Balai POM di Kendari : Whatsapp: 085174323714, Instagram: @bpom_di_kendari, Facebook: BPOM Kendari, Twitter: @bpomkendari, Email: infokombpomkdi@gmail.com,  Kantor: Kompleks Perkantoran Bumi Praja, Anduonohu Kendari Balai POM di Kendari

Sarana