BIMBINGAN TEKNIS KOMUNITAS DAN USAHA PANGAN DESA ANDAROA

02-06-2026 Umum Dilihat 137 kali

Kendari -Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan di Kendari (BBPOM di Kendari) terus menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kesadaran dan kemandirian masyarakat terkait keamanan pangan melalui kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) Komunitas Desa dalam Program Desa Pangan Aman Rabu, (02/06/2026). Kegiatan ini digelar di Balai Desa Andaroa, Kecamatan Sampara, Kabupaten Konawe, yang dibuka langsung oleh Kepala Desa Andaroa, Bapak Tali, sebagai bagian dari upaya memperkuat budaya keamanan pangan yang dimulai dari lingkungan keluarga hingga tingkat masyarakat desa.

Kegiatan Bimtek ini diikuti oleh berbagai elemen komunitas desa, mulai dari ibu rumah tangga, remaja, pihak sekolah, pelaku usaha ritel, pelaku usaha pangan siap saji, pelaku usaha pangan olahan/IRTP, hingga perangkat desa. Pelaksanaan kegiatan dikemas melalui metode presentasi, simulasi, serta diskusi interaktif untuk meningkatkan pemahaman peserta secara lebih aplikatif.

Melalui pendekatan ini, masyarakat diharapkan mampu mengenali sekaligus menangani potensi risiko keamanan pangan secara mandiri. Ibu rumah tangga dibekali pengetahuan untuk mengolah pangan yang aman dan bergizi, sementara pelaku usaha pangan seperti ritel, PKL, hingga IRTP diarahkan untuk memproduksi dan menyediakan pangan yang memenuhi standar keamanan. Perangkat desa pun turut diperkuat perannya dalam melakukan pengawasan pangan di wilayahnya.

Dengan keterlibatan aktif seluruh unsur masyarakat, diharapkan dapat menurunkan risiko penyakit akibat pangan, meningkatkan derajat kesehatan masyarakat, serta mendorong pertumbuhan ekonomi desa yang lebih baik. Badan POM pun mendorong pemberdayaan komunitas desa sebagai garda terdepan dalam pengawasan dan penerapan keamanan pangan di lingkungan masing-masing.

Pada sesi pertama disampaikan materi edukatif diantaranya materi Keamanan Pangan yang menekankan pentingnya keamanan pangan dalam setiap mata rantai pangan, melalui upaya komprehensif, terarah, dan berkelanjutan dalam penanganan pangan.   Dilanjutkan materi Pencegahan Stunting melalui konsumsi pangan aman dan bergizi. 

Pada sesi kedua dilaksanakan FGD kepada masing-masing komunitas dengan materi sesuai kelompok komunitasnya yaitu  materi  5 Kunci Keamanan Pangan Keluarga,  5 Kunci Keamanan Pangan Sekolah, 5 Kunci Keamanan Pangan Siap Saji serta 5 Kunci Keamanan Ritel yang disampaikan oleh para kader masyarakat, keluarga, dan sekolah serta BBPOM di Kendari.

Melalui kegiatan ini, Balai Besar POM di Kendari berharap masyarakat semakin memahami pentingnya keamanan pangan serta mampu menjadi agen perubahan dalam menciptakan budaya pangan aman di lingkungannya masing-masing. Dengan pangan yang aman dan sehat, kualitas hidup masyarakat desa diharapkan terus meningkat dan kesejahteraan dapat semakin berkembang.(SY)

Sarana