Bijak Gunakan Obat Antibiotik, BPOM Kendari Selenggarakan Sosialisasi Cegah Bahaya Resistensi Akibat Penggunaan Antibiotik
Balai POM di Kendari sebagai UPT Badan POM dalam upaya penanggulangan resistensi antimikroba akibat penggunaan yang salah, mengajak masyarakat mahasiswa, siswa, guru, praktisi akademisi, Satuan Karya Pramuka (SAKA POM) dan generasi milenial profesi Apoteker (Indonesian Young Pharmascist Group) untuk menjadi bijak dan cerdas dalam penggunaan dan pemberian obat antibiotik. Sosialisasi Upaya Pencegahan Bahaya Resistensi Akibat Penggunaan Antibiotik bertujuan untuk meningkatkan koordinasi kepada tenaga kesehatan dan pemerintah untuk turut ambil bagian dalam mengurangi angka beban AMR dan menghentikan penyebaran infeksi akibat AMR. Meningkatkan kesadaran dan pemahaman penggunaan antimikroba serta mengoptimalkan penggunaan antimikroba melalui komunikasi, pendidikan, dan pelatihan.
Sosialisasi cegah Bahaya resistensi Antibiotik diikuti oleh 90 orang peserta berlangsung di Hotel Sahra 04 November 2024, dibuka oleh Ketua TIM KIE Hasnah Nur mewakili Kepala Balai POM di Kendari. Dalam sambutan yang disampaikan mengajak seluruh peserta dan juga menyampaikan kepada keluarga dan masyarakat disekitarnya untuk bijak menggunakan obat antibiotik.
Kondisi AMR mengacu pada keadaan saat bakteri, virus, jamur, dan parasite mengalami perubahan seiring dengan waktu sehingga tidak lagi merespon obat-obatan yang dirancang untuk membunuh mikroba-mikroba tersebut. Kondisi ini terjadi karena antimikroba diberikan dengan dosis dan indikasi yang tidak tepat. Ketidaktahuan para pengguna dan minimnya pemberian informasi oleh petugas kesehatan juga menjadi salah satu penyebab.
Badan POM mendukung Implementasi Rencana Aksi Pengendalian AMR 2021-2024 melalui beberapa kegiatan meliputi Pengawasan Sarana Pelayanan Kefarmasian salah satunya Apotek, Bimbingan Teknis dan Advokasi Lintas Sektor, Pemeriksaan Bersama (Joint Inspection) dengan dinas setempat yang membidangi pengawasan obat hewan, dan Edukasi kepada Masyarakat Luas, seperti saat ini yang dilakukan oleh BPOM di Kendari melakukan sosialisasi dan kepada generasi milenial dapat mengambil peran sebagai Agent Of Change pengendalian AMR.
Narasumber Hasnah Nur menyampaikan materi Kebijakan pengendalian resistensi Anti mikroba dan Bahaya resistensi Antibiotik dilanjutkan dengan materi Kenali Obat dalam upaya Pencegahan Penyalahgunaan Obat. Dikesempatan ini juga disampaikan Cerdas menggunakan Kosmetik untuk mengantisipasi bahaya akibat semakin maraknya Kosmetik Illegal.
Kegiatan berlangsung cukup dinamis, apresiasi terhadap antusiasme dan peran peserta dalam diskusi dan tanya jawab. Diharapkan melalui kegiatan Sosialisai pencegahan AB ini peran apoteker dan tenaga kesehatan dalam upaya pencegahan dan pengedalian resistensi anti mikroba memiliki kontribusi dan perubahan yang signifikan melalui kerjasama dan kolaborasi meningkatkan pemahaman dan kesadaran masyarakat melalui komunikasi, pendidikan dan pelatihan, strategi daerah dan kebijakan tentang AMR, pengelolaan obat Antibiotik sesuai regulasi sehingga dampak dan resiko terhadap kesehatan manusia dapat ditekan, dengan demikian derajat kesehatan masyarakat Indonesia semakin meningkat. (HN)
Balai POM di Kendari
Untuk Informasi Lebih Lanjut Bapak/ibu dapat menghubungi media layanan Balai POM di Kendari : Whatsapp: 085298083714, Instagram: @bpom_di_kendari, Facebook: BPOM Kendari, Twitter: @bpomkendari, Email: infokombpomkdi@gmail.com, Kantor: Kompleks Perkantoran Bumi Praja, Anduonohu Kendari Balai POM di Kendari