Berdayakan Pelaku Usaha melalui Program Desa Pangan Aman Terintegrasi Inovasi SIPINTAR

24-08-2023 Umum Dilihat 2435 kali

Buton Tengah – Sebagai lanjutan tahapan intervensi Program Desa Paman (Pangan Aman) tahun 2023, BPOM di Kendari dan Loka POM di Bau-bau melakukan Pengawasan Pangan Desa, Evaluasi Laporan Fasilitasi Kader dan Pemberdayaan pelaku usaha PIRT (Pangan Industri Rumah Tangga) desa terintegrasi Inovasi SIPINTAR (Sistem Pendaftaran Izin PIRT Sehari) pada Selasa (22/08/2023) di Aula Desa Watulea dan Rabu (23/08/2023) di Aula Desa Teluk Lasongko Kab. Buton Tengah. Kegiatan ini dilakukan untuk mengawasi implementasi keamanan pangan post intervensi dari program Desa Pangan Aman, monitoring dan evaluasi laporan fasilitasi kader keamanan pangan desa serta memberikan pendampingan pembuatan izin edar PIRT bagi pelaku usaha di desa. 

 

Dalam melaksanakan inovasi SIPINTAR, BPOM di Kendari dan Loka POM Bau-bau bekerja sama dengan PTSP (Pelayanan Terpadu Satu Pintu) dan Dinas Kesehatan Kab. Buton Tengah. Kerjasama tersebut dihadiri oleh Hamrin, S.H. dan Fitrianti Bakat, S.Pd dari PTSP Buton Tengah serta Fitria Kalibu, SKM dan Amina, S.Farm., Apt dari Dinas Kesehatan Buton Tengah. Inovasi SIPINTAR menghasilkan 10 SPP-IRT yang terbit di  Kelurahan Watulea dan 9 SPP-IRT  yang terbit di Desa Teluk Lasongko. Diharapkan inovasi ini dapat memperkuat dan meningkatkan ekonomi desa. Salah satu pelaku usaha Desa Teluk Lasongko, La Ode Bahari mengungkapkan rasa bahagia dan merasa sangat terbantu dengan inovasi SIPINTAR, karena dengan SPP-IRT, produk cokelat metenya dapat berdaya saing dan  dapat dipasarkan  di beberapa toko bahkan swalayan yang berada di wilayah Sulawesi Tenggara.

 

Dalam kegiatan ini juga dilakukan pengambilan sampel  produk kepada beberapa pelaku usaha pangan di desa. Sampel tersebut diuji menggunakan test kit untuk mengidentifikasi kandungan bahan berbahaya yang mungkin digunakan pada produk pangan yang terdiri dari 4 parameter uji yaitu Rhodamin B, Boraks, Formalin, dan Methanyl Yellow.  Semoga kegiatan ini bermanfaat untuk masyarakat desa demi mewujudkan pangan yang aman  dan bermutu. (DA) 

Sarana