BBPOM di Kendari Dorong Keamanan Pangan Program MBG dan Penguatan Industri Rumah Tangga Pangan di Konawe Kepulauan

29-07-2026 Umum Dilihat 90 kali

Konawe Kepulauan, 29 Juli 2026 – Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan (BBPOM) di Kendari memperkuat sinergi bersama Pemerintah Kabupaten Konawe Kepulauan dalam mendukung pelaksanaan Program Makanan Bergizi Gratis (MBG) serta peningkatan pembinaan terhadap pelaku usaha pangan, khususnya Industri Rumah Tangga Pangan (IRTP).

Kegiatan koordinasi dan kunjungan lapangan dilaksanakan pada 29 Juli 2026 di Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Wawonii Selatan, dan lokasi terkait pengelolaan pangan di Kabupaten Konawe Kepulauan.

Dalam kunjungan ke SPPG Wawonii Selatan, Kepala BBPOM di Kendari, Andi Amirah Nilawati, S.Si., Apt., MHSM, menekankan pentingnya penerapan prinsip keamanan pangan dalam mendukung keberhasilan Program MBG. Setiap tahapan penyediaan makanan harus memperhatikan potensi bahaya berupa cemaran fisik, kimia, maupun biologi agar pangan yang disajikan aman dan berkualitas.

“Keamanan pangan menjadi bagian penting dalam pelaksanaan Program MBG. Mulai dari pemilihan bahan baku, proses pengolahan, hingga penyajian harus memenuhi prinsip higiene dan sanitasi untuk melindungi kesehatan penerima manfaat,” ujar Kepala BBPOM di Kendari.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Konawe Kepulauan menyampaikan bahwa terdapat dua SPPG di wilayah Konawe Kepulauan yang terus mendapatkan pendampingan dan evaluasi. Dalam pelaksanaannya, aspek keamanan pangan menjadi perhatian utama, termasuk pencantuman informasi alergen pada menu serta peningkatan kompetensi pengelola melalui pelatihan keamanan pangan.

“Program MBG merupakan program pemerintah yang sangat baik dan perlu didukung bersama. Evaluasi dan pendampingan harus terus dilakukan agar pelaksanaannya berjalan optimal serta memenuhi standar keamanan pangan,” jelasnya.

Selain penguatan keamanan pangan MBG, BBPOM di Kendari juga mendorong peningkatan pembinaan terhadap pelaku usaha pangan lokal, khususnya Industri Rumah Tangga Pangan (IRTP). Kabupaten Konawe Kepulauan memiliki potensi sekitar 40 IRTP yang perlu dilakukan pemetaan dan pendampingan agar mampu memenuhi persyaratan keamanan pangan serta memperoleh izin edar.

BBPOM di Kendari melalui inovasi SIPINTAR Plus siap memberikan pendampingan kepada pelaku usaha IRTP, mulai dari pemenuhan persyaratan keamanan pangan, perbaikan label, hingga fasilitasi penerbitan izin edar PIRT.

“Pendampingan kepada pelaku usaha merupakan upaya bersama untuk meningkatkan kualitas produk pangan lokal. Kami hadir bukan hanya melakukan pengawasan, tetapi juga memberikan solusi agar pelaku usaha mampu memenuhi standar dan berkembang secara berkelanjutan,” ungkap Kepala BBPOM di Kendari.

Dalam kesempatan tersebut, BBPOM di Kendari juga menyampaikan bahwa hasil pengawasan yang dilakukan bukan semata-mata untuk mencari kesalahan, tetapi sebagai bahan evaluasi dan perbaikan bersama.

“Temuan di lapangan menjadi dasar bagi kita untuk melakukan perbaikan agar risiko terhadap masyarakat dapat dicegah. Kolaborasi dengan pemerintah daerah menjadi kunci dalam mewujudkan Obat dan Makanan yang aman dan bermutu,” tambahnya.

Melalui sinergi antara BBPOM di Kendari dan Pemerintah Kabupaten Konawe Kepulauan, diharapkan pelaksanaan Program MBG semakin berkualitas serta pelaku usaha pangan lokal semakin mampu memenuhi standar keamanan pangan sehingga memberikan manfaat bagi masyarakat. (MB)

 

BBPOM di Kendari – Bersama Mengawal Pangan Aman dan Bermutu untuk Masyarakat Sulawesi Tenggara

Sarana