Anak bangsa Sehat, Cerdas dan Berkarakter, Tolak Obat Ilegal dan penyalahgunaan Obat
Generasi muda memegang peran penting sebagai duta penyebaran pesan-pesan edukatif kepada keluarga dan masyarakat. Untuk itu, dalam rangka terus membangun masyarakat menjadi konsumen cerdas dalam memilih obat, Balai POM di Kendari menggelar kegiatan Sosialisasi Aksi Nasional Pemberantasan Obat Ilegal dan Penyalahgunaan Obat (POIPO) di SMP Neg 02 Rumbia Kab. Bombana, 10 Nov 2023. Sosialisasi dibuka oleh Guru Pembina mewakili kepala Sekolah SMP Neg 02 yang diikuti oleh 55 peserta yang terdiri dari 50 siswa siswi dan 5 guru.
Usai acara pembukaan narasumber dari BPOM langsung memaparkan materi “Kenali Obat yang diawal pertanyaan pertanyaan untuk mengetahui pengetahuan dan pemahaman siswa siswi tentang obat dan obat apa saja yang sering digunakan serta dimana memperolehnya.
Generasi muda harus proaktif menjadi agen perubahan, waspada pada obat ilegal dan penyalahgunaan obat, tebarkan semangat positif untuk membangun negeri, dan jadikan momentum hari Pahlawan untuk generasi muda dan anak anak bangsa yang sedang menanjak remaja sebagai generasi milenial harus mampu membentengi dirinya dan keluarganya dari penggunaan obat illegal dan penyalahgunaan obat. Sesuai dengan tema hari pahlawan "Semangat Pahlawan untuk Masa Depan Bangsa dalam Memerangi Kemiskinan dan Kebodohan". Kita harus hadir memcerdaskan dan menyehatkan bangsa. Estafet kepemimpinan Negeri berada ditangan anak anak bangsa yang sehat dan cerdas. Berani menolak hal negative, berani menolak obat illegal, dan hentikan penyalahgunaan obat. Anak bangsa Indonesia harus cerdas, sehat dan berkarakter.(HN)
Balai POM di Kendari
Untuk Informasi Lebih Lanjut Bapak/ibu dapat menghubungi media layanan Balai POM di Kendari ; Website : bpomkendari.com ; Subsite : kendari.pom.go.id ; Whatshapp : 085174323714; Instagram : @bpom_di_kendari ; Facebook ; BPOMKendari ; Twitter : @bpomkendari, Email: infokombpomkdi@gmail.com ; Kantor: Kompleks Perkantoran Bumi Praja Anduonohu Kendari Balai POM di Kendari