Bimtek dan Penyuluhan Keamanan Pangan Menuju Pasar Aman Berbasis Komunitas
21 Agustus 2021 22:14
Berita Aktual

Bimtek dan Penyuluhan Keamanan Pangan Menuju Pasar Aman Berbasis Komunitas

Pasar Aman dari Bahan Berbahaya merupakan salah satu program Nasional yang dalam pelaksanaannya dilakukan oleh Badan Pengawas Obat dan Makanan. Program ini bertujuan untuk mengintervensi, memberikan edukasi, dan informasi, memfasilitasi serta memonitoring kegiatan pasar agar peredaran dan penggunaan bahan berbahaya seperti formalin, Boraks, pewarna rhodamin B dan pewarna Methanil yellow tidak lagi digunakan di dalam mengolah Pangan.

Jum’at 20 Agustus 2021 Balai POM di Kendari melaksanakan kegiatan penyuluhan pasar dalam rangka pasar aman berbasis komunitas di pasar Lapai, Kabupaten Kolaka Utara. Kegiatan ini  di buka oleh Kepala Desa Beringin, Kab.Kolaka Utara Bapak H. Abdul Rahman, dalam sambutannya mengapresiasi kegiatan ini sebagai bentuk kepedulian pemerintah untuk melindungi masyarakat dari bahan berbahaya. Disampaikan pula bahwa Bahan berbahaya tidak secara langsung kita melihat dampaknya tetapi berangsur angsur dapat kita rasakan akibatnya. Dan mengharapkan pedagang maupun pengunjung agar tetap memakai masker dan tetap menerapkan Prokes, serta masyarakat ikut bekerjasama untuk mematuhi aturan yang ada.

Kegiatan ini dirangkaikan dengan pemberian paket rapid  tes Kit oleh Petugas Balai POM di Kendari  untuk pengujian bahan berbahaya seperti formalin, boraks, pewarna rodamin B dan pewarna kuning metanil kepada Petugas Puskesmas melalui Kepala Bidang Perdagangan Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan UKM Kab. Kolaka Utara yang disaksikan oleh 40 peserta yang berasal dari komunitas pedagang pasar, Babinsa dan pengelola pasar Lapai.

Kegiatan dilanjutkan dengan pemberian materi oleh Narasumber I  Kepala Puskesmas Lapai Lisna, SKM terkait Pasar Sehat, Selanjutnya Narasumber ke II Kepala Bidang Perdagangan Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan UKM Kab. Kolaka Timur,    tentang Undang-undang No. 8 Tahun 1999 terkait perlindungan konsumen, dan narasumeber III dari  Balai Pengawas Obat dan Makanan di Kendari PFM Ahli Muda Isnaniah, STP.tentang pengawasan pangan mengandung bahan berbahaya di pasar tradisional. 

 

Balai POM di Kendari